Marketing vs Sales Department, Berharga yang Mana?

Saya ingin akhiri debat Marketing vs Sales, lebih berharga mana di mata sebuah perusahaan?

Langsung ke jawabannya saja yang mungkin agak mengecewakan.

Jawabannya adalah bahwa kedua-duanya memiliki peran yang penting dan diwajibkan untuk berkerja sama mendongkrak nama dan revenue perusahaan dengan metodenya masing-masing. Hal ini lah yang membuat mereka memiliki kemiripan seperti saudara kandung yang berusaha untuk bikin harum nama Orang Tuanya dengan caranya masing-masing. Dimata kedua Orang Tua Anda, anak-anaknya sangat berharga begitpula di mata sebuah perusahaan.

Dari landasan itu kita akan mudah memahami Marketing dan Sales departemen. Masing-masing departemen memiliki perbedaan besar di objektivitasnya, cangkupannya (scope), orientasinya, pendekatannya, hubungannya, dan targetnya.

Denifisi Sales dan Marketing

Sales adalah sebuah tindakan yang mengkonversi (conversion) calon pelanggan (leads) menjadi pelanggan. Sales juga adalah orang yang kontak langsung face to face to komunikasi langsung via perangkat smartphone untuk menjual atau memperagakan jasa atau barang. Oleh sebab itu banyak orang sebut Sales adalah ujung tombak perusahaan.

Marketing adalah sebuah tindakan yang mencari leads di waktu, cara dan tempat yang tepat. Yang paling penting lagi bahwa marketing harus pandai memanfaatkan budget terbatas supaya bisa melakukan semuanya itu dengan tepat.

Tabel Perbandingan Sales vs Marketing

Jenis PerbandinganSalesMarketing
OrientasiProduk, Penjualan.Market, Demand,
Perusahaan, Produk.
Cangkupan (Scope)Penjualan, Promosi.Meriset (market research),
Menciptakan / menemukan
demand, Mempromosikan,
Menyampaikan Jasa
dan Barang ke para konsumen.
PendekatanFragmentasi tergantung
masing-masing lokasi
dan pelanggan.
Keseluruhan dari
hulur ke hilir.
Durasi WaktuJangka pendek.Jangka panjang.
ObjektifMendemonstrasikan
jasa/barang dan
menjualnya ke
calon pelanggan.
Menggunakan budget
terbatas sebaik mungkin
supaya scope pekerjaan
dapat terlaksana.
HubunganPrivat (one to one).Umum (One to Many).
TargetIndividu atau grup kecil.Masyarakat Umum.
Aktivitas berhubunganPerorangan.Media masa.
ProsesProspecting,
pendekatan,
mencari kebutuhan,
presentasi/demonstrasi
penawaran,
handle penolakan (objection),
Closing penjualan,
Follow up,
Referral.
Market Research, menciptakan jasa
atau produk, promosi,
pemasangan iklan,
mengkomunikasikan nilai-nilai
jasa atau produk, penjualan,
after sales service,
customer satisfaction.

Dari penjelasan di atas Anda dapat mengetahui bahwa Marketing itu memiliki cangkupan yang jauh lebih luas dari pada Sales. Akan tetapi Sales juga memiliki tantangan yang sama besarnya seperti handel penolakan, prospekting dll.

Kedua jenis pekerjaan ini memerlukan KREATIVITAS dan KERJA KERAS untuk bisa tercapai objektifnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *